Reset Desain Luar Ruangan: 6 Item Dekorasi Menurut Para Ahli yang Harus Anda Buang

14

Setelah musim dingin yang panjang, banyak pemilik rumah yang siap memanfaatkan kembali ruang luar ruangan mereka. Namun, sebelum berinvestasi pada perabotan baru, seringkali lebih efektif untuk memulai dengan membersihkan barang-barang yang mengurangi estetika dan fungsionalitas area tersebut.

Desainer profesional berpendapat bahwa tren dekorasi tertentu sudah ketinggalan zaman atau tidak memenuhi tuntutan unik kehidupan eksterior. Dengan menghilangkan “perusak pemandangan” ini, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih kohesif, nyaman, dan menarik secara visual. Berikut enam kesalahan umum dekorasi luar ruangan yang harus dihindari.

1. Kursi Telur Kebesaran

Meskipun kursi telur pernah menjadi simbol gaya modern abad pertengahan, popularitasnya telah berkurang secara signifikan. Desainer Sophia deDomenico berpendapat bahwa barang-barang ini tidak lagi sebanding dengan ruang yang ditempati.

“Ini mengganggu penglihatan, memakan banyak ruang, dan tidak nyaman untuk diduduki lebih dari lima menit,” jelas deDomenico.

Masalah utamanya adalah desain tersebut telah kehilangan orisinalitasnya karena kejenuhan pasar massal. Daripada membuat pernyataan yang trendi, pertimbangkan untuk berinvestasi pada kursi klub kayu solid antik. Ini menawarkan dukungan punggung yang lebih baik, siluet abadi, dan keserbagunaan yang berpadu sempurna dengan berbagai gaya desain.

2. Tanaman Buatan

Godaan untuk menggunakan tanaman hijau palsu dapat dimengerti, terutama bagi mereka yang khawatir dengan pemeliharaannya. Namun, desainer Ashley Hauza menyarankan untuk tidak melakukannya, karena tanaman buatan jarang menipu mata dan cenderung cepat rusak.

“Warnanya cenderung ‘mati’ sehingga awalnya tidak terlihat asli, tapi kemudian mulai berdebu dan warnanya memudar,” kata Hauza.

Karena Anda sudah berada di luar ruangan, pendekatan terbaik adalah menggunakan tanaman asli dengan perawatan rendah. Pilih bunga dalam pot atau semak yang berasal dari zona iklim Anda. Dengan memeriksa kebutuhan sinar matahari dan memilih varietas yang kuat, Anda dapat memperoleh tampilan yang subur dengan sedikit usaha.

3. Karpet Luar Ruangan

Menambahkan tekstur pada area tempat duduk di luar ruangan adalah ide yang bagus, namun permadani luar ruangan sering kali menimbulkan lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya. Menurut deDomenico, sulit dibersihkan dan dirawat, seringkali kotor atau rusak karena kondisi cuaca.

“Meskipun saya menyukai lapisan visual yang mereka tambahkan, mereka adalah binatang yang harus dijaga,” catatnya.

Alternatif yang lebih praktis adalah dengan menggunakan bantal dan selimut luar ruangan. Barang-barang ini memberikan warna dan tekstur, dapat dengan mudah disimpan selama cuaca buruk, dan jauh lebih mudah untuk dicuci atau diganti.

4. Seni Kata Klise

Papan petunjuk yang inspiratif, seperti “Live, Love, Laugh” atau “Grill Master”, telah menjadi ciri khas dekorasi pasar massal. Hauza memperingatkan bahwa potongan-potongan ini dapat langsung membuat ruangan terasa ketinggalan jaman dan impersonal.

“Seni kata bergaya besar dan berwarna cerah serta papan tanda yang terlalu literal… dapat benar-benar mengencani suatu ruangan karena mencerminkan era dekorasi pasar massal,” katanya.

Ini tidak berarti semua signage harus dihindari. Papan logam yang fungsional dan elegan, seperti yang mengarahkan pengantaran atau mengingatkan tamu untuk menutup gerbang, dapat menambah karakter tanpa terasa norak. Kuncinya adalah kesederhanaan dan kegunaan dibandingkan sentimentalitas yang dipaksakan.

5. Set Furnitur Tenun yang Cocok

Ada kesalahpahaman umum bahwa furnitur luar ruangan harus serasi agar terlihat serasi. Kenyataannya, seragam sering kali terlihat steril dan menyerupai pembelian impulsif dari toko besar.

“Mereka berukuran besar, dan segala sesuatu yang terlalu serasi membuat ruang tersebut terasa seperti sebuah renungan,” deDomenico mengamati.

Untuk tampilan yang lebih terkurasi dan menarik, bidiklah estetika yang serasi. Menggabungkan tekstur, bahan, dan gaya yang berbeda—seperti yang Anda lakukan pada ruangan interior—menciptakan kedalaman dan daya tarik, membuat ruangan terasa terkumpul seiring berjalannya waktu, bukan dibeli sekaligus.

6. Barang Rusak atau Luntur

Terakhir, jangan berpegang pada furnitur atau dekorasi hanya karena strukturnya masih kokoh. Barang-barang di luar ruangan terkena unsur-unsur keras, menyebabkan memudar, retak, dan aus yang jarang dialami barang-barang di dalam ruangan.

Jika ada bagian yang terlihat usang, hal itu merusak keseluruhan skema desain. Periksa inventaris luar ruangan Anda secara teratur dan ganti item yang sudah kehilangan kilaunya. Menjaga ruang luar Anda tetap segar dan terawat menandakan kepedulian dan kesengajaan, mengubahnya menjadi perpanjangan sesungguhnya dari rumah Anda.

Kesimpulan:
Mengubah ruang luar Anda dimulai dengan pengurangan. Dengan menghilangkan tren kuno, barang-barang yang tidak praktis, dan dekorasi usang, Anda menciptakan kanvas bersih untuk lingkungan eksterior yang lebih menarik, fungsional, dan bergaya.