Menyebarkan Rosemary: Panduan Langkah demi Langkah untuk Jamu Segar Sepanjang Tahun

8

Rosemary (Salvia rosmarinus ) adalah ramuan hijau abadi yang dihargai karena daunnya yang harum dan seperti jarum. Meskipun tanaman ini kuat di iklim hangat (zona USDA 8–9), bahkan tukang kebun di wilayah dingin pun dapat menikmati pasokan berkelanjutan dengan memperbanyak tanaman baru melalui stek. Metode ini tidak hanya hemat biaya tetapi juga memastikan Anda selalu memiliki rosemary segar, daripada mengandalkan penggantian tahunan.

Mengapa Menyebarkan Rosemary?

Banyak tukang kebun memperlakukan rosemary sebagai tanaman tahunan di daerah beriklim dingin. Tapi rosemary adalah tanaman abadi: bisa hidup bertahun-tahun. Perbanyakan memungkinkan Anda memelihara tanaman favorit Anda tanpa batas waktu, menghindari kebutuhan untuk membeli kembali tanaman tersebut setiap tahun. Ini juga memungkinkan Anda dengan mudah memperluas koleksi rosemary Anda tanpa mengeluarkan uang untuk membeli tanaman baru.

Mengambil Stek Rosemary

Kunci keberhasilan propagasi adalah waktu dan teknik. Ambil potongan selama musim tanam (musim semi atau musim panas) dari tanaman rosemary dewasa yang sehat.

  • Pilih pertumbuhan yang tepat: Akar pertumbuhan baru dan lembut paling mudah. Hindari batang yang berkayu dan tua, karena akarnya tidak akan tumbuh. Pertumbuhan kayu semi-keras bisa berhasil, tetapi membutuhkan waktu lebih lama.
  • Panjang pemotongan: Gunting batang sepanjang 3–6 inci tepat di bawah ruas daun. Stek yang lebih pendek dan lebih hijau umumnya memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi.
  • Siapkan pemotongan: Cabut jarum dari satu atau dua inci bagian bawah, sisakan tiga hingga lima set daun di bagian atas.

Rooting di Tanah: Proses Mendetail

Perbanyakan melalui tanah membutuhkan kesabaran, seringkali membutuhkan waktu hingga dua bulan. Namun ini adalah metode yang dapat diandalkan untuk pengembangan akar yang kuat.

  1. Persiapan wadah: Isi pot dengan pasir basah atau campuran pot yang tidak dinodai. Gunakan pot yang lebih besar untuk banyak stek, atau pot individu untuk satu batang.
  2. Perawatan hormon: Celupkan ujung potongan ke dalam hormon rooting dan buang kelebihannya. Hal ini mendorong pertumbuhan akar lebih cepat.
  3. Penanaman: Buat lubang yang dalam dan sempit pada media dan masukkan stek, pastikan hormon tetap utuh. Jarum harus berada di atas garis tanah. Tempatkan potongan dengan jarak 3–4 inci jika menggunakan wadah bersama.
  4. Kubah kelembapan: Tutupi pot dengan kantong plastik untuk menciptakan efek rumah kaca. Ini mempertahankan tingkat kelembapan tinggi yang penting untuk perkembangan akar.
  5. Cahaya dan kehangatan: Tempatkan stek di tempat yang terang dan tidak langsung, serta pertahankan suhu sekitar 70°F. Lampu pertumbuhan efektif di dalam ruangan, atau gunakan jendela yang menghadap ke selatan.
  6. Sirkulasi udara: Lepaskan penutup plastik selama satu jam setiap hari untuk mencegah jamur dan mendorong aliran udara.
  7. Pemeriksaan akar: Setelah empat minggu, tarik perlahan stek. Resistensi menunjukkan pertumbuhan akar. Buang stek yang berubah warna menjadi coklat atau rusak setelah delapan minggu.

Perbanyakan Air: Alternatif Lebih Cepat

Rosemary juga dapat berakar langsung di air, seringkali lebih cepat daripada perbanyakan di tanah (dua hingga enam minggu).

  1. Siapkan potongan: Ambil potongan kayu lunak berukuran 3–6 inci dan cabut jarum bagian bawah.
  2. Penempatan air: Tempatkan stek dalam segelas air bersih, pastikan empat hingga lima set daun tetap berada di atas permukaan air.
  3. Perawatan air: Ganti air setiap beberapa hari untuk mencegah kekeruhan.
  4. Waktu transplantasi: Saat panjang akar mencapai 1/2 inci, pindahkan perlahan ke dalam campuran pot. Stek berakar air lebih halus dan rentan terhadap guncangan transplantasi, jadi tangani dengan hati-hati.

Transplantasi dan Perawatan Jangka Panjang

Setelah stek berakar menghasilkan pertumbuhan baru, stek tersebut siap untuk ditanam di pot individu.

  • Pengerasan: Sebelum menanam di luar ruangan, sesuaikan tanaman dengan sinar matahari langsung selama beberapa hari.
  • Pot: Mulailah dengan pot berukuran 4 inci dan secara bertahap tingkatkan ukurannya saat akar memenuhi wadah. Pot berukuran 10 inci cocok untuk tanaman rosemary dewasa.
  • Tanah: Gunakan tanah yang memiliki drainase baik: campuran kaktus atau campuran pot berkualitas tinggi yang telah diubah dengan pasir, pasir, perlit, atau vermikulit.
  • Penyiraman: Hindari penyiraman berlebihan. Pot tanah liat atau terakota membantu menjaga tanah tetap kering.

Stek rosemary, baik yang berakar di tanah atau air, mungkin tumbuh lambat pada awalnya. Perawatan yang konsisten dan kondisi yang tepat pada akhirnya akan memberi Anda imbalan berupa tanaman rosemary aromatik yang tumbuh subur.

Menyebarkan rosemary adalah cara sederhana namun efektif untuk mengamankan pasokan ramuan serbaguna ini secara berkelanjutan. Dengan teknik yang tepat, bahkan tukang kebun pemula pun dapat menikmati rosemary segar dari tahun ke tahun.