Desainer interior setuju bahwa banyak pemilik rumah memiliki pola yang dapat diprediksi saat mendekorasi. Menghindari kesalahan umum ini dapat mengubah ruangan dari biasa menjadi lebih tinggi. Inilah yang dikatakan para profesional yang harus Anda hentikan hari ini.
Berhenti Mencocokkan Segalanya
Kesalahan terbesar yang dilakukan banyak orang adalah berusaha mendapatkan pasangan yang sempurna. Desainer seperti Tavia Forbes berpendapat bahwa kontras yang disengaja jauh lebih berdampak. Daripada menggunakan emas yang disikat di mana-mana, pertimbangkan untuk mencampurkan perunggu tua dengan hitam matte, atau memasangkan potongan yang tampaknya berbeda seperti bangku Afrika dengan kursi Italia.
“Pencocokan itu aman; datar. Kami tertarik pada ketegangan—mencampur logam, gaya, era.” – Tavia Forbes
Pendekatan ini menciptakan nuansa yang lebih kaya dan dinamis. Perpaduan gaya yang dikurasi dengan cermat meninggikan karya individual. Forbes menceritakan bagaimana membujuk kliennya untuk meninggalkan hasil akhir yang seluruhnya terbuat dari emas, sehingga menghasilkan estetika yang lebih mencolok dan berkesan.
Jangan Selalu Utamakan Fungsi Dibanding Kecantikan
Meskipun kepraktisan itu penting, mengabaikan keindahan sama sekali adalah sebuah kesalahan. Forbes menunjukkan bahwa dampak emosional sebuah ruangan sama pentingnya dengan fungsinya. Perlengkapan lampu pahatan yang tidak menerangi masih bisa menjadi pernyataan yang kuat, bertindak sebagai titik fokus dan memicu percakapan.
Kuncinya adalah menyadari bahwa kecantikan itu fungsional. Hal ini memengaruhi cara orang bergerak dan menikmati suatu ruang. Elemen estetika murni yang ditempatkan dengan baik dapat menjadi bagian paling berkesan dari sebuah ruangan.
Tinggikan Pintu Masuk Anda
Banyak pemilik rumah mengabaikan pintu masuk, memilih ruang yang murni utilitarian. Desainer John McClain mendorong orang untuk berinvestasi dalam menciptakan kesan pertama yang ramah dan penuh gaya. Pintu masuknya bukan sekadar jalan pintas; itu sebuah pernyataan.
“Entrinya adalah momen yang mengatakan, ‘Selamat datang, inilah siapa kami.’” – John McClain
Pencahayaan, perabotan, dan dekorasi yang bergaya akan menentukan suasana keseluruhan rumah. Pintu masuk yang dirancang dengan cermat memberikan peningkatan suasana hati setiap hari bagi penghuninya, tidak hanya membuat tamu terkesan.
Kesimpulannya: Menghentikan kebiasaan-kebiasaan ini—menghindari pencocokan obsesif, menghargai keindahan di samping fungsi, dan memprioritaskan pintu masuk—akan menciptakan rumah yang lebih intensional, luhur, dan beresonansi secara emosional. Pergeseran ini mengubah suatu ruang dari sekadar dihuni menjadi dirancang secara aktif.
