Akses Aborsi: Negara-Negara Bagian yang Memimpin Setelah Roe v. Wade

17
Akses Aborsi: Negara-Negara Bagian yang Memimpin Setelah Roe v. Wade

Pembatalan Roe v. Wade pada tahun 2022 menggeser peraturan aborsi hampir seluruhnya ke negara bagian. Akibatnya, terjadi perpecahan yang nyata: beberapa negara bagian bergerak cepat dengan melarang atau membatasi aborsi secara ketat, sementara negara bagian lainnya lebih berupaya melindungi dan bahkan memperluas akses aborsi. Berikut adalah sepuluh negara bagian di mana aborsi tetap legal dan dapat diakses, dengan tingkat perlindungan hukum yang berbeda-beda.

California: Tempat Perlindungan Konstitusional

California menonjol sebagai salah satu negara bagian yang paling ramah terhadap aborsi, dengan konstitusinya yang secara eksplisit melindungi hak-hak reproduksi. Negara tidak hanya mengizinkan aborsi tetapi juga secara aktif mendanai layanan aborsi melalui Medicaid dan melindungi pasien dan penyedia layanan dari tantangan hukum yang berasal dari negara bagian yang melarang aborsi. Sikap proaktif ini menjadikan California sebagai tujuan utama bagi mereka yang mencari perawatan di wilayah pasca-Roe.

New York: Mengkodifikasi Kebebasan Reproduksi

Undang-Undang Kesehatan Reproduksi di New York menetapkan aborsi sebagai hak dasar, sah hingga kelangsungan hidup janin dan seterusnya jika diperlukan secara medis. Yang terpenting adalah negara bagian juga melindungi penyedia layanan aborsi dari tuntutan hukum di luar negara bagian, yang merupakan kekhawatiran yang semakin besar seiring dengan upaya beberapa negara bagian untuk memperluas larangan mereka di seluruh negara bagian.

Illinois: Pusat Regional untuk Perawatan Aborsi

Illinois mencabut pembatasan sebelumnya dan sekarang dengan tegas melindungi akses aborsi. Undang-undang negara bagian tersebut secara eksplisit memblokir campur tangan negara bagian lain dan mencakup aborsi melalui asuransi swasta dan publik (Medicaid). Hal ini menjadikan Illinois sebagai tempat berlindung yang aman bagi penduduk negara bagian tetangga yang menerapkan larangan atau pembatasan yang ketat.

Colorado: Akses Tidak Terbatas

Undang-undang Colorado melindungi aborsi pada semua tahap kehamilan, tanpa batasan kehamilan. Selain legalitas, negara juga melindungi layanan aborsi dan penyedia aborsi dari tuntutan hukum perdata, sehingga menciptakan kerangka hukum yang kuat untuk layanan reproduksi.

Oregon: Perlindungan Terluas

Oregon menawarkan perlindungan yang paling luas di negara ini, termasuk pendanaan publik untuk aborsi tanpa memandang status imigrasi. Tidak ada persyaratan izin orang tua, sehingga menjamin akses bagi orang-orang dari segala usia. Pendekatan yang luas ini menjadikan Oregon menonjol dalam lanskap hukum yang berubah dengan cepat.

Washington: Hak yang Dilindungi Pemilih

Negara Bagian Washington telah menegaskan hak aborsi melalui undang-undang dan tindakan pemilih langsung. Para pemilih menolak upaya untuk membatasi aborsi, memperkuat akses dan melindungi penyedia layanan dari serangan hukum di luar negara bagian. Negara bagian ini menawarkan aborsi medis dan prosedural secara luas.

Massachusetts: Perlindungan Hukum dan Peradilan

Undang-undang Massachusetts mengizinkan aborsi hingga janin masih hidup, dengan pengecualian untuk kasus yang mengancam jiwa atau kelainan janin yang parah. Negara juga membatasi hambatan izin orang tua dan melindungi penyedia layanan kesehatan dari tanggung jawab perdata, serta memastikan akses berkelanjutan terhadap layanan kesehatan.

Negara Bagian Lain dengan Perlindungan Kuat: Tinjauan Singkat

  • Connecticut: Memperluas akses aborsi, termasuk perlindungan bagi pasien di luar negara bagian.
  • Vermont: Hak aborsi terkodifikasi dalam konstitusi negara bagian.
  • Maryland: Memperluas cakupan Medicaid untuk layanan aborsi.

Negara-negara bagian ini merupakan penyeimbang yang penting terhadap gelombang larangan aborsi yang melanda negara tersebut. Perlindungan hukum proaktif mereka memastikan bahwa aborsi tetap dapat diakses oleh jutaan orang, bahkan ketika akses tersebut dibatasi atau dihapuskan di wilayah lain di negara ini.

Masa depan hak aborsi di AS bergantung pada perjuangan di tingkat negara bagian, dengan tantangan hukum dan tindakan legislatif yang kemungkinan akan terus mempengaruhi kondisi ini di tahun-tahun mendatang.