5 Pilihan Desain yang Membuat Rumah Anda Terasa Tidak Menarik

18

Banyak orang secara naluriah berusaha menciptakan rumah yang hangat dan ramah, mengisinya dengan ruang yang nyaman untuk relaksasi dan koneksi. Namun, pilihan desain yang tidak jelas dapat secara tidak sengaja merusak upaya ini, sehingga membuat tamu (dan bahkan penghuni) merasa tidak nyaman. Menurut desainer interior, ada beberapa kesalahan umum yang menciptakan suasana dingin atau steril. Inilah cara menghindarinya.

Masalah Lantai Terbuka

Lantai kayu keras dan laminasi sangat populer, namun ruang lantai kosong yang berlebihan dapat membuat ruangan terasa klinis. Desainer Mary Mazumdar menunjukkan bahwa kehangatan sentuhan karpet sering kali terlewatkan dalam desain modern. Kuncinya adalah keseimbangan: jangan biarkan lantai yang luas terbuka.

Penataan furnitur yang jarang dan permadani berukuran kecil adalah penyebab utamanya. Pertimbangkan dengan cermat dimensi ruangan saat memilih furnitur, dan selalu pilih permadani yang memenuhi ruangan dengan tepat.

Hindari Mencocokkan Set Furnitur

Set furnitur yang terkoordinasi dengan sempurna, seperti yang ditampilkan di katalog, sering kali terlihat tidak bernyawa di rumah sebenarnya. Desainer Joe Olson berpendapat bahwa interior yang eklektik dan terkoleksi terasa jauh lebih menarik. Membeli seluruh set yang cocok menghasilkan tampilan yang dapat diprediksi dan tidak menginspirasi.

Sebagai gantinya, padu padankan meja samping, atau pasangkan kursi santai unik dengan sofa. Kontras yang bijaksana menciptakan kehangatan dan kepribadian.

Pencahayaan Buruk Membunuh Suasana

Jika rumah Anda terasa nyaman hanya dengan cahaya alami, kemungkinan masalahnya adalah pencahayaan buatan. Mengandalkan satu sumber cahaya, seperti lampu gantung atau lampu lantai, dapat menghasilkan pencahayaan yang buruk dan tidak merata. Melapisi cahaya sangatlah penting.

Gabungkan lampu langit-langit, lampu meja, lampu lantai, dan sconce untuk menciptakan cahaya yang kohesif dan mengundang. Hindari pencahayaan tersembunyi sama sekali. Olson memperingatkan bahwa hal itu menciptakan suasana “ruang rapat”, dengan cahaya dingin dan mengganggu.

Paradoks Serambi

Bertentangan dengan saran umum, tabel entri tidak selalu merupakan jawabannya. Olson berpendapat bahwa menjejali foyer kecil dengan furnitur dapat membuat tamu merasa sesak. Terkadang, lebih sedikit lebih baik.

Sebelum menambahkan tabel entri, nilai ruang dan alirannya. Jika dirasa tidak perlu, lewati saja. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesan pertama yang terbuka dan ramah.

Terlalu Banyak Pola dan Tekstur

Meskipun minimalis mungkin terasa steril, pola dan tekstur yang berlebihan juga bisa tidak menyenangkan. Mazumdar menjelaskan bahwa ruangan seharusnya menenangkan kita, bukan membuat kita kewalahan.

Seimbangkan elemen berani dengan banyak warna netral. Pengendalian diri yang bijaksana adalah kuncinya: jangan biarkan dekorasi bersaing untuk mendapatkan perhatian.

Pada akhirnya, menciptakan rumah yang menarik adalah hal yang seimbang. Hindari hal-hal ekstrem, dan prioritaskan kenyamanan daripada aturan desain yang kaku. Ruang yang hangat dan ramah terasa ditinggali, bukan dipentaskan.